• Bismillahhirrahmanirrahim.. Assalamu'alaikum wr wb

    Semoga bermanfaat
  • Love Indonesia Free palestin
  • Tausiyah hari Ini

  • Kunjungan

    • 17,945 Tamu
  • PROMOSI ^_^

  • My Other Blog Project

  • Good Thinker

  • Tutorial

  • Arsip

  • Yuk.Ngeblog.web.id

  • free counters

dan saya pun terlalu PEDE

Beberapa hari ini tempat saya mangkal cukup unik, jarang-jarang aja nangkring di tempat-tempat kayak gini, hehe

Pertama di  Ged F, kedua di Ged D (Rektorat), ketiga BANK Mandiri

boooooooooooolak-balik aja trus, bisa sampe lima kali saya ke rektorat dan ke ged F dalam satu hari, lagi demam aja dijabanin dah, bair cepet rebes urusan administrasinya. Sampe-sampe setiap ketemu dosen pembimbing TA di ged F, beliau bertanya “nagapain lagi kamu disini? bosen liat kamu, buruan lulus sono hehehe”… (dalam hati saya : AMIIIIIIIIIIIIIN)

ada yang kejadian menarik yang akhirnya saya rasakan hari ini (setelah 3 hari mondar-mandir)

jadi, sudah hampir 3 hari ini saya ngubek-ngubek kampus buat ketemu sama Dosen Pembimbing 1 , Dosen pembimbing 2, Dosen Wali, Ka.Prodi S1 IF, Wakil rektor II. intinya sih mau minta tanda tangan buat ngurus perpanjangan KTM dan keringanan biaya bagi mahasiswa yang berencana wisuda maret tapi sidangnya Feb.

Hari pertama : Alhamdulillah setelah muter-muter BAK-BAU-AdminIF, saya akhirnya mengerti prosedur untuk perpanjangan KTM. Intinya harus buat surat permohonan keringanan biaya kuliah dengan tanda-tangan Dosen pembimbing 1,dosen wali, Ka Prodi, dengan melampirkan surat rekomendari Sidang dari pembimbing 1, lalu bayar 100.000 buat perpanjang status ke Bank.

Nah berhub dosen walinya rapat, akhirnya saya putuskan untuk memenuhi persyaratan keuangan untuk perpajangan KTM dan daftar sidang (cetak KHS dan KSM selama 9 semester) ke Bank Mandiri. Trus ke BAK (ged D) untuk cetak KSM dan KHS, Trus minta tanda-tangan Pembimbing 1 di Ged F.

ternyata dosen wali tidak bisa ditemui dikarenakan beliau keburu rapat lagi Bada Dzuhur, jadi mau gak mau suratnya besok pagi baru bisa di tanda tangani.

Hari kedua : karena sedang tidak fit akhirnya hanya bisa ambil surat di dosen wali (ged D), lalu ke ged F minta tanda tangan Pembimbing 1 (lagi) dan minta tanda-tangan pembimbing 2 (yang pada saat itu sedang mendampingi sidang TA mahasiswa) untuk perpanjangan SK TA. berhubung dah lemes buanget, ya sud, karena sisa tanda tangan Ka.Prodi yang belum, akhirnya saya putuskan pulang ke kos.

Hari ketiga : demo program TA kepembimbing 2 (ged F), trus ke Ka.Prodi meyerahkan surat permohonan tsb untuk di tanda-tangani,dan taukah apa yang terjadi??????????

Beliau (baca : Ka.Prodi) menolak untuk menandatangani karena saya salah menulis Jabatan beliau, harusnya jabatan beliau itu Ka.Prodi S1 Dep.IF tapi yang saya tulis itu Ka.Fakultas IF… (kesalahan saya fatal sekali, salah menuliskan jabatan!!)

nyesssssssssssssss rasanya di dada………

perjuangan 3 hari akhirnya harus di ulang kembali, (mengganti surat, lalu meminta ulang Tanda tangan wali, pembimbing 1, ka.Prodi s1 dep.IF)….

Subhanallah, Allahu Akbar…..

ternyata, sekali lagi ALLAH lah yang Maha menentukan…

Mungkin saya terlalu PD saat meminta tanda tanga Ka.prodi, dalam hati saya berkata,

“Alhamdulillah setelah ini saya bisa fokus ke buku TA, jadi gak perlu balik lagi ke kampus” sambil senyum-senyum sumringah gajebo (ga’ jelas bo..) menuju ruangan ka.Prodi…

Saya lupa mengucapkan “insya ALLAH” dengan tendensi kepasrahan yang penuh pada-NYA…

Padahal baru pas halaqah kemarin diajarkan materi urgensi Insya Allah…

Rasulullah saja yang begitu subanallahnya,  ditegur Allah dengan tidak menurunkan wahyu selama 15 hari saat beliau lupa mengucapkan Insya Allah saat para Yahudi menanyakan wahyu selanjutnya.

Nabi Musa pun di tegur Allah saat ia berkata “insya Allah saya sanggup mengikuti engkau (nabi Khidir) kemanapun” namun dengan tendesi “insya Allah” yang -PEDE SANGAT-, dan ternyata Allah menakdirkan Nabi Musa tidak sanggup mengikuti nabi Khidir.

apalagi saya yang penuh dosa, kebanyakan lalai dari pada ingat… ckckckc….

Astaghfirullahal’adzim….

Akhirnya , belajar dari pengalaman ini akhirnya saya pun mengedit jabatan Ka.Prodi pada surat permohonan dan menambahkan beberapa kata…

di surat permohonan, saya menuliskan tujuan mengapa saya meminta keringanan biaya,

awalnya saya menulis : dikarenakan mahasiswa yang bersangkutan mengikuti sidang bulang Feb 2010 dan mengikuti Wisuda Maret 2010..

lalu saya ganti dengan : ” dikarenakan mahasiswa yang bersangkutan direncanakan akan mengikuti sidang bulang Feb 2010 dan direncanakan akan mengikuti Wisuda Maret 2010..

manusia berencana.. tapi Allah penentunya…

so.. hikmahnya

1. Jangan ke-PEDE-an, ucapkan Insya Allah dengan tendensi penyerahan segala urusan kepada Allah

2. tetep semangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaat ^________^ (sambil memikirkan akan bolak-balik lagi ngurus Administrasi)

Parkiran

Sore itu, aku harus menghadiri acara silaturahim di Masjid kampus, dengan berbekal barang bawaan yang cukup banyak, ku lajukan motor menuju lapangan parkir. Dan seperti biasa pemandangan yang sangat mengharukan kembali tertangkap mata ini.

Ya, Pak Bayu, Petugas Pengawas dan Pengontrol parkir di kampus saya seperti biasa tengah beradu otot dengan motor-motor mahasiswa yang tak tau aturan. Tubuhnya yang kecil dengan hanya bermodalkang sarung tangan kasar berusaha memindahkan satu demi satu dari ratusan motor di lapangan parkir ini.

Biasanya aku akan berteriak ke arahnya dan mengatakan “Wah Semangat Pak ^_^” , namun entah mengapa disaat itu aku beranikan menyapanya dan mengajaknya berbicara walau di saat itu jarum jam tanganku telah menunjukkan pukul 16.05 artinya aku telah terlambat hadir di acara silatrahim.

Dan setelah berbicara kurang lebih setengah jam, aku pun pamit meninggalkannya dengan ditemani berjuta rasa haru, kagum, dan hormat.. Subhanallah, rahmati ia ya Allah..

Mengapa begitu?.. saat kami berbincang, ia menjelaskan alasan mengapa ia mau bersusah payah menggeser motor di parkiran yang jumlahnya tidak sedikit. Dia berkata

“saya mah neng hanya ingin kelak Mahasiswa ITT jika menjadi pemimpin bangsa bisa mengerti disiplin, minimal dari masalah parkir memarkir kendaraan, saya bisa saja memarahi atau menegur setiap mahasiswa yang tidak memarkir motornya sesuai dengan aturan, saya bisa saja hanya berdiri di sekitar parkiran dan mengawasi tanpa harus bersusah payah menggeser-geser motor yang terbalik serta tidak rapih, tapi neng, saya ingin kerja, yang sebener-benenrnya kerja, dan mungkin ini salah satu cara saya untuk mengajarkan apa itu disiplin pada mahasiswa. Padahal neng dengan memarkir motor yang rapih dan sesuai aturan, maka mahasiswanya sendiri akan dipermudah dalam keluar masuk parkiran, dan indah begitu dilihatnya, ya semoga saja mahasiswa segera sadar, alhamdulillah sejak parkiran ini saya sudah melakukan metoda ini dan alhamdulillah kini sudah hampir 80% mahasiswa yang sadar parkir, semoga kedepannya jadi 100%, jadi saya bisa berpindah ke target saya selanjutnya, membuat parkiran ini bersih dari sampah, aneh ya neng, masih banyak mahasiswa yang tidak mengerti kebersihan, buang sampah sembarangan” ujarnya sambil sedikit-sedikit tersenyum simpul…

Subhanallah.. malu rasanya,(sambil melirik posisi motorku, mungkin saja tidak sesuai aturan, :D )

Ternyata mengeni kedisiplinan tidak perlu kuliah, buktinya yang kuliah saja kalah sama yang tidak kuliah, intinya balik lagi ke kesadaran diri,

hehe, jadi inget kalau saya sudah telat [ini salah satu bentuk ketidak disiplinan :D ],

semoga usaha Pak Bayu akan segera membuahkan hasil 100% mahasiswa melek parkir hehehe

dan bagi seluruh penghuni  IT TELKOM yang menjadi pengguna area parkir motor, harap inget aturan parkir :

1. motor saat di parkir harus menghadap kiblat (barat) agar mudah di lihat plat nomornya dan gampang keluar masukknya

2. jangan miring,luruskan barisan!

3. jangan parkir di sisi-sisi jalan , menganggu yang akan keluar dan masuk

4. jangan parkir lapis dua, jika lahan parkiran di belakang masih ada silahkan di isi (jalan beberapa meter aja kok susah sih!!)

5. jangan buang sampah sembarangan

6. periksa kunci motor sebelum meninggalkan area parkair, khawatir tertinggal

Nice Quote 4 This Month (December)

Alhamdulillah, akhirnya kesampaian juga untuk menulis semua kata & kalimat indah dan penuh makna yang pernah saya baca. Sumbernya Al-Qur’an, Hadist, Buku/Majalah,Internet, FB,SMS,dan lingkungan sekitar mulai dari Keluarga, teman sekampus, teman di kampuang halaman dll,,, ^______^… Saya merasa butuh untuk menuliskannya agar kelak saya dapat membacanya kembali dan untuk kesekian kalinya saya termotivasi dan terharu… haha keliatan banget melankolisnya :P

Note: Nomor urut disini tidak berarti quote mana yang paling saya sukai, no Urut hanya sebagai pembeda antara satu quote dengan quote lainnya

Nice Quote This Month (December)

———————————————————————————-

1….Maka bersabarlah, sungguh kesudahan (yang baik) adalah bagi orang yang bertaqwa

Al-Qur’an Qs. Hud : 49

Memo : saya baca ini saat sedang tilawah, rasanya paaaas sekali dengan posisi saya pada saat ini yang sedang berkejaran dengan waktu dalam mengusahakan suatu urusan, Ya Allah semoga aku termasuk orang-orang yang Taqwa yang engkau berikan kesudahan yang baik, AMIN

———————————————————————————-

2. Sungguh, bila Allah menguji, betapa Ia dalam waktu yang lama telah memberi kenyamanan. Bila Ia mengambil, betapa dalam waktu yang lama IA memberi.

(urwah bin Zubair)

SMS Dari mba putri ^_^

Memo : Sms ini saya dapatkan saat saya sedang di uji oleh Allah, disaat kesibukan yang amat sangat, lalu ujian pun datang silih berganti, rasanya saya benar-benar tak kuat lagi, kenyamanan-kenyamana yang selama ini saya rasakan pun terpaksa mulai hilang tergantikan dengan kesusahan dan kesulitan, sampai saya bertanya dalam hati , ‘ya Allah, kenapa saya yang harus mendapatkan ujian ini??’,  Namun, setelah mendapatkan SMS ini, saya langsung sadar, semua adalah milikNYA, dan betapa banyak hal yang tidak pernah saya syukuri selama ini…

Ya Allah, ampuni…

———————————————————————————-

3. Everythings is gonna be alright, trust me cuz i giving u All my life

-He said to her on FB-

so sweeeeeeeeeeeeeet >_<

———————————————————————————-

4. izinkan aku cemburu hanya di saat Allah tengah cemburu padamu

-She said to him-

Buku :  Karena Aku Cemburu, Karya Asma Nadia

Memo : Saat membaca tulisan Teh Asma Nadia ini, aku merasakan ada aura kebijaksanaan seorang Istri mesti tengah diliputi cemburu, Subhanallah istri-istri yang bisa seperti ini (hmm..kudu dilatih dari sekarang nih hehe :P )

———————————————————————————-

5. Ya rabb, tak tahu berapa lg kebaikannya yg harus kuungkapkan..
rasanya tak seberapa apa yg telah kuberikan..
rasanya aku malu menjadi anak seorang ibu yg begitu mulia ini..
rabbi, aku tak mau untuk mengganti wanita ini dg wanita lain..karna apa yg menjadi seorang diri risma aprilia sari sekarang, itu pun berkat beliau..

untuk Ibu dari seorang Risma Aprilia Sari (my best friend) on Note FB

-Happy Mothers Day-

———————————————————————————-

6. Tidaklah pantas bagi seorang hamba yang yakin dan beriman kepada Tuhannya, ia cemas akan dunianya

SMS From Andini Eksi my best friend

Memo : Sms ini masuk tepat setengah jam sebelum ujian seminar Tugas Akhir ku dimulai. Saat itu rasa deg-degan yang uaaaamaaaaat suaaaangaaaat merayap di hati, apalagi ada perubahan dosen penguji hari-H minus 10 jam) yang ternyata terkenal killer n bikin down mental Mahasiswa, tambah ciut lah hati. Alhamdulillah, SMS ini datang, dan akhirnya ku pasrahkan semua pada-NYA, aku yakin akan pertolongan-Nya dan aku pun yakin bahwa apapun yang terjadi kedepannya dan hasilnya Insya Allah itu yang terbaik. Dan SMS ini pun saya kirim ke temen-temen yang sedang berjuang di seminar dan Sidang TA nya bulan ini ^_^ Semangka!!

[Semoga perasaan seperti ini bisa kurasakan kembali saat Sidang Tugas Akhir kelak,, AMIN]

Hari MAMA sedunia ^______^

Titik akhir kesombongan

Terkadang, hiruk pikuk dunia membuat aku lupa akan hadirMu

NikmatMu yang telah Kau curahkan sejak diri ini masih berbentuk benih di rahim

Seakan kuanggap hal yang biasa hingga terkadang aku lupa untuk mensyukuriNya

Juga saat dimana diri ini tersandung dengan batu-batu kehidupan

Aku terlalu sombong , menganggap aku sanggup melewatinya

Hingga terkadang aku lupa memohon pertolongan padaMu

Namun,disaat tidak ada lagi orang disekitar yang menyadari keberadaanku yang mulai terseok

kesombongan ini pun menemukan titik akhirnya

bahwa sesungguhnya aku lemah tanpaMU

Cukup bagiku Alah…

Kuatkan…

[terus melangkah]