Beberapa hari ini tempat saya mangkal cukup unik, jarang-jarang aja nangkring di tempat-tempat kayak gini, hehe
Pertama di Ged F, kedua di Ged D (Rektorat), ketiga BANK Mandiri
boooooooooooolak-balik aja trus, bisa sampe lima kali saya ke rektorat dan ke ged F dalam satu hari, lagi demam aja dijabanin dah, bair cepet rebes urusan administrasinya. Sampe-sampe setiap ketemu dosen pembimbing TA di ged F, beliau bertanya “nagapain lagi kamu disini? bosen liat kamu, buruan lulus sono hehehe”… (dalam hati saya : AMIIIIIIIIIIIIIN)
ada yang kejadian menarik yang akhirnya saya rasakan hari ini (setelah 3 hari mondar-mandir)
jadi, sudah hampir 3 hari ini saya ngubek-ngubek kampus buat ketemu sama Dosen Pembimbing 1 , Dosen pembimbing 2, Dosen Wali, Ka.Prodi S1 IF, Wakil rektor II. intinya sih mau minta tanda tangan buat ngurus perpanjangan KTM dan keringanan biaya bagi mahasiswa yang berencana wisuda maret tapi sidangnya Feb.
Hari pertama : Alhamdulillah setelah muter-muter BAK-BAU-AdminIF, saya akhirnya mengerti prosedur untuk perpanjangan KTM. Intinya harus buat surat permohonan keringanan biaya kuliah dengan tanda-tangan Dosen pembimbing 1,dosen wali, Ka Prodi, dengan melampirkan surat rekomendari Sidang dari pembimbing 1, lalu bayar 100.000 buat perpanjang status ke Bank.
Nah berhub dosen walinya rapat, akhirnya saya putuskan untuk memenuhi persyaratan keuangan untuk perpajangan KTM dan daftar sidang (cetak KHS dan KSM selama 9 semester) ke Bank Mandiri. Trus ke BAK (ged D) untuk cetak KSM dan KHS, Trus minta tanda-tangan Pembimbing 1 di Ged F.
ternyata dosen wali tidak bisa ditemui dikarenakan beliau keburu rapat lagi Bada Dzuhur, jadi mau gak mau suratnya besok pagi baru bisa di tanda tangani.
Hari kedua : karena sedang tidak fit akhirnya hanya bisa ambil surat di dosen wali (ged D), lalu ke ged F minta tanda tangan Pembimbing 1 (lagi) dan minta tanda-tangan pembimbing 2 (yang pada saat itu sedang mendampingi sidang TA mahasiswa) untuk perpanjangan SK TA. berhubung dah lemes buanget, ya sud, karena sisa tanda tangan Ka.Prodi yang belum, akhirnya saya putuskan pulang ke kos.
Hari ketiga : demo program TA kepembimbing 2 (ged F), trus ke Ka.Prodi meyerahkan surat permohonan tsb untuk di tanda-tangani,dan taukah apa yang terjadi??????????
Beliau (baca : Ka.Prodi) menolak untuk menandatangani karena saya salah menulis Jabatan beliau, harusnya jabatan beliau itu Ka.Prodi S1 Dep.IF tapi yang saya tulis itu Ka.Fakultas IF… (kesalahan saya fatal sekali, salah menuliskan jabatan!!)
nyesssssssssssssss rasanya di dada………
perjuangan 3 hari akhirnya harus di ulang kembali, (mengganti surat, lalu meminta ulang Tanda tangan wali, pembimbing 1, ka.Prodi s1 dep.IF)….
ternyata, sekali lagi ALLAH lah yang Maha menentukan…
Mungkin saya terlalu PD saat meminta tanda tanga Ka.prodi, dalam hati saya berkata,
“Alhamdulillah setelah ini saya bisa fokus ke buku TA, jadi gak perlu balik lagi ke kampus” sambil senyum-senyum sumringah gajebo (ga’ jelas bo..) menuju ruangan ka.Prodi…
Saya lupa mengucapkan “insya ALLAH” dengan tendensi kepasrahan yang penuh pada-NYA…
Padahal baru pas halaqah kemarin diajarkan materi urgensi Insya Allah…
Rasulullah saja yang begitu subanallahnya, ditegur Allah dengan tidak menurunkan wahyu selama 15 hari saat beliau lupa mengucapkan Insya Allah saat para Yahudi menanyakan wahyu selanjutnya.
Nabi Musa pun di tegur Allah saat ia berkata “insya Allah saya sanggup mengikuti engkau (nabi Khidir) kemanapun” namun dengan tendesi “insya Allah” yang -PEDE SANGAT-, dan ternyata Allah menakdirkan Nabi Musa tidak sanggup mengikuti nabi Khidir.
apalagi saya yang penuh dosa, kebanyakan lalai dari pada ingat… ckckckc….
Astaghfirullahal’adzim….
Akhirnya , belajar dari pengalaman ini akhirnya saya pun mengedit jabatan Ka.Prodi pada surat permohonan dan menambahkan beberapa kata…
di surat permohonan, saya menuliskan tujuan mengapa saya meminta keringanan biaya,
awalnya saya menulis : “dikarenakan mahasiswa yang bersangkutan mengikuti sidang bulang Feb 2010 dan mengikuti Wisuda Maret 2010..“
lalu saya ganti dengan : ” dikarenakan mahasiswa yang bersangkutan direncanakan akan mengikuti sidang bulang Feb 2010 dan direncanakan akan mengikuti Wisuda Maret 2010..“
manusia berencana.. tapi Allah penentunya…
so.. hikmahnya
1. Jangan ke-PEDE-an, ucapkan Insya Allah dengan tendensi penyerahan segala urusan kepada Allah
2. tetep semangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaat ^________^ (sambil memikirkan akan bolak-balik lagi ngurus Administrasi)
DIarsipkan di bawah: My Daily life | Ditandai: urgensi Insya Allah | 4 Komentar »















