Archive Bulanan: Mei 2010
Salam dari cowo Bejad
SALAM DARI COWOK BEJAD!!!
Hai cewek, ups! Oh Assalamu’alaikum ukh, salam ukhuwah! Haha saya hanya niru apa yang biasa ikhwan yang ucapkan kepada ukhti, hmm untuk nyebutnya kadang saya ga bener maklumlah bahasa Arab saya kan ga pernah belajar, baca Iqro aja plentat-plentot, tapi yang penting keliatan kalo saya ikhwan deh.
Kenapa kalian bisa begitu mempesona dibalik pakaian besar kalian? Saya ga pernah bisa ngerti itu, padahal enakan kalo saya liat cewek baju ketat with short pant uhuuuyyy … apalagi bodi dan mukanya lumayan, yah paling enggak bisa dibanggain kalo diajak jalan. Tapi melihat kalian dengan pakaian besar kalian membuat saya tertarik
Salam dari Cewek Nakal
Assalamualaikum yaa akhi, kamu gak seperti kebanyakan laki-laki, biasanya laki-laki suka menggoda dan mendekatiku, kenapa kamu tidak? Apa kamu homo? Ah, masa sih kamu makhluk yang lain dari cowok yang saya kenal selama ini? Kamu pasti juga cowok seperti mereka yang suka dengan cewek dan pastinya suka dengan keindahan kami.
Akhi, itu panggilan buat kamu dan teman-temanmu yah? Walaupun lucu kan kalo dipanggil jadinya Aki, hihi.. aki-aki yah? Walaupun penampilanmu begitu standart tetapi ada yang berbeda deh dengan diri kalian, entah apa itu, kenapa kalian bisa dibilang sebagai cowok idaman sebagai suami mungkin pacar juga bisa.
Bersembunyi dibalik sang hujan
Gara-gara baca note salah satu teman di FB tentang betapa lelahnya seorang ikhwan dalam mengemban amanah sampai2 ikhwan tersebut menagis selama mengendarai motor, dan saat itu helm menjadi tameng nya…
Jadi teringat 3 tahun yang lalu..
Sore itu, setelah sibuk bermusyawarah berhari-hari, dengan berjuta penat dan tuntutan yang semakin tak kenal waktu dan lelah… Tangisku pun pecah… bersama derasnya hujan sore itu…
Aku berjalan sendiri tanpa menghiraukan teman-temanku yang sibuk berbincang
Masih segar dalam ingatanku saat aku memilih untuk membiarkan payung tertutup rapat, dan tetes-tetes air hujan perlahan membuat jilbabku menjadi basah…
Hangatnya air mata tak dapat melawan dinginya air hujan yang membasahi pipi
Aku tak peduli saat itu, aku tak peduli dengan basah, aku tak peduli dengan tanggapan orang yang saat itu melihat…
Aku hanya tak kuasa menahan tangis yang sudah berminggu-minggu ku tahan…
Ya Rabb…
Begitu lemahnya aku saat itu..
Hanya karena tambahan amanah, aku menangis…
Hanya karena kerasnya pribadi seorang saudaraku, aku jatuh…
Hanya karena kemauan diri ini tak dihargai, aku sakit…
Malu ya Allah jika kuingat saat itu…
malu karena diri tak kuasa menahan emosi jiwa…
Malu, terlalu terbawa suasana langit yang menangis sore itu…
Malu, akan rapuhnya pundak ini..
—————————————–
Hujan, Jalan Setapak di sudut Kampus, Aku dan Engkau menjadi saksi hari itu…
ikhwan vs akhwat
Kata Akhwat saudara seiman sang Ikhwan
Dikasih amanah pura-pura batuk..
Nyebutin satu persatu kerjaan biar dikira sibuk..
Afwan ane sakit.. Afwan PR ane numpuk..
Afwan ane banyak kerjaan, kalo nggak selesai bisa dituntut..
Afwan ane ngurus anu ngurus itu jadinya suntuk..
Terus dakwah gimana? digebuk?
Jadi Ikhwan jangan cengeng..
Dikit-dikit dengerin lagunya edcoustic..
udah gitu yang nantikanku di batas waktu, bikin nyelekit..
Ke-GR-an tuh kalo ente melilit..
Kesehariannya malah jadi genit..
Jauh dari kaca jadi hal yang sulit..
Hati-hati kalo ditolak, bisa sakiiiittt…
Jadi Ikhwan jangan cengeng…
Dikit-dikit SMSan sama akhwat pake Paketan SMS biar murah..

