Garuda di dadaku.. Islam di Hati ku…
Selamat kepada timnas Indonesia atas prestasinya yang semakin membanggakan nama bangsa Indonesia…
setelah berhasil memangkas Laos , Malaysia, dan Filipina.. Pujian serta Elukan membanjiri status FB, terutama kepada sang pahlawan gol, Gonzales…
Dikesempatan kali ini, saya tidak akan membahas bagaimana heroiknya adegan gol yang tercitpa di setiap pertandingan…
saya akan membahas satu status FB yang membuat saya tergelitik
Status di atas adalah salah satu status FB yang saya temukan yang mengingatkan kita tentang peran doa seorang istri Pak Gonzales akan kesuksesan suaminya …
Yang ingin saya soroti adalah “Mengapa saat suami sukses maka dikaitkan dengan doa istri, seakan-akan suami yang sukses menandakan dia memiliki istri yang berdoa dengan tulus atau memiliki istri yang sholeh ?”…
Lalu bagaimana dengan suami yang belum sukses atau tidak sukses? apakah itu artinya sang istri tidak tulus dalam berdoa sehingga doanya tidak dijabah?apakah artinya istrinya tidak soleh?…
Pertanyaan itu yang membuat saya tergelitik..
Sama tergelitiknya saya saat saya menerima ucapan selamat dari salah satu adik kelas saya saat saya wisuda bulan Maret 2010 lalu…
“Selamat ya teh jadi Tugas Akhir Terbaik… ternyata ada hikmahnya juga teteh lulus telat 4,5 tahun“…
What????…. ok.. sebelum saya komentari, saya ucapkan terima kasih atas ucapannya…
Sekarang komentar nya : silahkan teman-teman perhatikan tulisan yang saya bold dan garis bawahi di atas…
apakah karena saya mendapatkan penghargaan maka bari dikatakan masa studi saya yang terlambat setengah tahun memiliki hikmah? bagaimana kalau saya tidak mendapatkan penghargaan apa2?? apakah itu tandanya tidak ada hikmah di balik 4,5 tahun kuliah saya?
balik lagi ke Gonzales…
Dari dua kalimat-kalimat di atas, terkadang kita masih suka mengambil kesimpulan mengenai kebesaran Allah setelah melihat hasilnya… jika hasilnya sesuai keinginan kita, maka dianggap ada hikmahnya, kalo hsilnya tidak sesuia dengan keinginan kita, maka artinya tidak ada hikmah di balik kepjadian tsb…
Kita baru berkata doa istri mempengaruhi kesuksesan sang suami setelah sang suami mendapatkan kesuksesan tsb.., kalau suaminya tidak sukses maka tidak ada yang mengyinggung-nyinggung doa sang istri padahal mungkin istri sang suami tsb tidak pernah putus mendoakan suaminya dengan tulus…
masih ingat kisah asiyah? istri fir’aun?… apakah karena suaminya diadzab Allah, lalu cap istri yang doanya tidak dikabulkan karena tidak sholehah menempel di dahi Asiyah? tentu tidak …. Asiyah selalu mendoakan firaun agar diberikan petunjuk, imbalannya Allah menganugrahinya sebagai salah satu wanita zaman Nabi yang memiliki kemuliaan di sisi Allah bersama Sumayah, Aisyah, Khadijah…
Kesuksesan atau ketidaksuksesan suami (atau siapapun) adalah 100% kehendak Allah… Jadi bukan berarti kalau ada suami yang tidak sukses itu karena doa istrinya tidak tulus jadi tidak di jabah.. atau istrinya tidak sholeh… tapi lebih ke konsep bahwa memang kesuksesan tsb belum dikasih sama Allah kepada sang suami… konsep “ini yang terbaik” apapun hasilnya…
Wallau’alam… ^_^
PASTI ada hikmah disetiap kejadian
Ya Allah sang Maha Pengasih
jadikan kami hamba yang dapat selalu mengambil hikmah di setiap takdirMu,
dan jadikan kami hamba yang selalu dapat bersyukurdan belajar
atas hikmah-hikmah yang Engkau tebarkan di muka bumi ini
