RSS

Mentari

29 Des

satu demi satu detik yang terlewati terbang ke angkasa

tertiup angin dan menguap tanpa bekas

ku tatap kemana arah terbangnya, langit…

ya, ku biarkan detik itu tersapu indanya warna biru langit

setelah semua ini,

aku tak ingin hadirnya mendung karena memang ini tak perlu ditangisi

juga tak harap akan datangnya pelangi karena detik-detik itu bukanlah keindahan

sejenak, kembali ku tatap langit

masih biru

bersama beribu asa, ku bisikkan sesuatu pada angin

berharap ia sudi menyampaikan inginku pada langit

“Ku hanya harap mentari setelah semua ini”

 

 

 

 

 

link pict

[Mentari]

 

Tentang sthevanie

beautiful sunset of my life
3 Comments

Posted by pada Desember 29, 2010 in My Daily life

 

3 Responses to Mentari

  1. Bijak Fajar Putranto

    Desember 30, 2010 at 12:55 am

    cahaya itu datangnya sesaat setelah momen paling gelap di waktu malam..

     
  2. sthevanie

    Desember 30, 2010 at 5:14 am

    betul kak ^_^,,,

     
  3. Putri Chairina

    Desember 30, 2010 at 9:09 am

    Saat-saat paling gelap di malam hari adalah saat-saat menjelang fajar. :pepatah:

    dari buku apa ya??? :lupa:

     

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.