satu demi satu detik yang terlewati terbang ke angkasa
tertiup angin dan menguap tanpa bekas
ku tatap kemana arah terbangnya, langit…
ya, ku biarkan detik itu tersapu indanya warna biru langit
setelah semua ini,
aku tak ingin hadirnya mendung karena memang ini tak perlu ditangisi
juga tak harap akan datangnya pelangi karena detik-detik itu bukanlah keindahan
sejenak, kembali ku tatap langit
masih biru
bersama beribu asa, ku bisikkan sesuatu pada angin
berharap ia sudi menyampaikan inginku pada langit
“Ku hanya harap mentari setelah semua ini”
[Mentari]

Bijak Fajar Putranto
Desember 30, 2010 at 12:55 am
cahaya itu datangnya sesaat setelah momen paling gelap di waktu malam..
sthevanie
Desember 30, 2010 at 5:14 am
betul kak ^_^,,,
Putri Chairina
Desember 30, 2010 at 9:09 am
Saat-saat paling gelap di malam hari adalah saat-saat menjelang fajar. :pepatah:
dari buku apa ya??? :lupa: